Hati-Hati Dengan Hatimu!


  




Begadang jangan  begadang, kalau tiada artinya
Begadang boleh saja, kalau ada perlunya...

Penggalan lirik lagu Raja Dangdut di atas sering menjadi alarm ketika si insomnia mulai muncul. Kebiasaan buruk yang terbawa dari masa kuliah awet sampai saat ini. Tak aneh, kalau sebutan mata panda dan muka kusam selalu membayangi.

Setelah bebas dari wanita karir dan menetap sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) berharap kebiasaan tidur sampai larut malam akan hilang. Namun, tak disangka tak diduga kebiasaan ini semakin menjadi-jadi.

Selain melakukan pekerjaan rumah, Ibu yang suka menulis serta mengotak-atik sampah plastik ini tahan melakukan semua aktivitas sampai tengah malam bahkan subuh. Ketertarikan terhadap craft memaksa tubuh dan pikiran terus bekerja.

Apabila belum menyelesaikan tas-tas cantik dari bahan kemasan minuman gelas bekas, hati belum puas. Namun, apa daya kadang mata dan tubuh tidak mendukung.







Butuh waktu yang panjang untuk menyelesaikan berbagai kerajinan tangan dari barang bekas/sampah plastik. Alhasil, kebugaran tubuh pun menurun. Biasanya kalau sudah begadang, keesokan harinya pasti tak bersemangat mengerjakan apapun.

Di samping senang dengan dunia craft barang bekas, ternyata dunia blog juga mampu menghipnotis saya untuk tidur di atas jam 2 malam. Apalagi kalau ide-ide segar biasanya muncul di waktu malam hari menjelang subuh. Sudahlah, tubuh semakin rontok dan tentunya tidak sehat.

Suami pernah berkata: “Jangan dibiasakan nanti kamu sakit” sebuah nasehat mesra yang terkadang diacuhkan. Toh, kalau sakit nanti juga bisa diobati, yang penting tetap bisa berkarya melalui craft, mengejar deadline tulisan, terkadang dapat job jadi konsultan pajak, buat jingle produk dan merias.  






SAPAAN MANIS SI ASAM LAMBUNG

Jika sudah di depan laptop atau mengerjakan pekerjaan lainnya, dunia serasa milik sendiri. Tak ada yang boleh mengganggu sehingga waktu makan pun sering diabaikan. Nasehat dari pria tampan itu mulai mengusik karena asam lambung mulai menyapa.

Perut terasa mual dan sering kembung belum lagi frekuensi bersendawa semakin meningkat. Kirain hanya masuk angin biasa, namun setelah dua hari nyeri terasa di ulu hati akhirnya muntah-muntah.

Berhubung bidan kesayangan tak jauh dari rumah, maka pertolongan pertama diserahkan kepadanya. Setelah diperiksa, bidang langsung memvonis kena asam lambung serta dapat nasehat panjang lebar penyebab asam lambung seperti makan tidak teratur, stress, kurang istirahat dan bekerja terlalu keras.







Pengakuan pada saat itu adalah akibat kurang istirahat dan terlalu sering begadang. Sang bidan langsung menekankan “Hati-hati dengan hatimu!” sekarang penyakit liver sudah banyak menyerang usia muda. Jadi ingat masa kuliah dulu pernah di rawat di Rumah Sakit dan dokter memberikan nasehat yang sama.





HATI-HATI DENGAN HATIMU!

Mendengar kalimat tersebut rasa-rasanya kepala membesar dan bulu kuduk merinding. Di usia muda, lagi seru-serunya bermain dengan si kecil dan berkarya di dunia craft serta tulisan masa harus bergulat dengan liver, apa kata dunia???

Setelah baca sana-sini tentang penyakit ini, keinginan untuk bekerja sampai subuh mulai memudar. Apalagi ada teman-teman suka bilang, kurangnya istirahat dapat mempercepat kematian. Salah satunya, fungsi hati akan terganggu. Padahal hati itu punya peran besar di dalam tubuh.







Memang tak mudah menghentikan kebiasaan buruk. Begadang tetap saja dilakukan namun frekuensinya mulai menurun. Nasehat dari orang-orang yang disayang tentunya menjadi motivasi untuk mengurangi kebiasaan begadang. Seperti Ibu yang selalu menyempatkan berkunjung ke rumah bersama segala ramuan tradisionalnya.

Mulai dari kunyit, kencur, jahe, temulawak, sambiloto, sampai daun penyambung nyawa. Tak hanya bahan, peralatan tumbuk menumbuk dari kayu, parutan pun ikut diboyong.  

Alhasil, asam lambung, perut kembung dan badan pegal-pegal sampai gejala liver berangsur-angsur kurang. Tak hanya itu, olesan temulawak pun di balur ke wajah sehingga membuat wajah lebih cerah tak lagi kusam seperti biasanya. Namun, kreatif nya Ibu terhadap obat herbal/tradisional tidak menurun ke putri semata wayangnya ini. Jadi, kalau Ibu sudah pulang maka kegiatan yang berhubungan dengan herbal sekejab senyap di rumah.



LEBIH PRAKTIS DENGAN HERBADRINK

Salah satu nasehat Ibu adalah banyakin minum temulawak, cukup di tumbuk, diseduh dengan air hangat dan ditambah gula merah (jawa) secukupnya. Namun, aktivitas yang padat merayap menyebabkan tak ada waktu untuk membuat ramuan mujarab tersebut.

Alhasil, begadang tetap berjalan tetapi konsumsi temulawak berhenti. Daya tahan tubuh semakin menurun, mudah lelah dan tak bersemangat. Setiap di telpon Ibu apakah sudah membuat ramuan temulawak, saya hanya punya seribu satu alasan.

Tak mau repot, akhirnya saya pergi ke apotek untuk mencari temulawak yang sudah diolah dan tinggal dikonsumsi. Ada sekitar 5 (lima) jenis yang ditawarkan dari berbagai produsen. Mulai dari kapsul, pil dan serbuk. Pengennya sih yang diseduh jadi bisa teman begadang di malam hari juga.

Pilihan jatuh pada Herbadrink, saat itu petugas apotek menawarkan Herbadrink Sari Temulawak dan Kunyit Asam. Ternyata minuman herbal ini memiliki banyak jenis.









ADA APA DENGAN HERBADRINK SARI TEMULAWAK?





Dulu sebelum kenal produk ini, biasanya teman begadang adalah kopi atau teh manis sekarang sudah beralih ke Herbadrink Sari Temulawak. Minuman menyehatkan dan tentunya lebih natural asli Sari Temulawak.

Khasiat temulawak (Curcuma Xanthorrhiza) terhadap tubuh sangat banyak, sehingga rempah asli Indonesia ini banyak diminati tak hanya di dalam negeri tapi di luar negeri juga. Temulawak dapat dijadikan sebagai minuman, di tumbuk sebagai olesan di wajah hingga dibalur ke perut.  







Di jaman yang serba instan ini, temulawak juga sudah disulap menjadi minuman serbuk tinggal diseduh. Minuman herbal alami ini merupakan sebuah mahakarya dari PT Konimex.

Melalui jargon Sehat Bersama, Tumbuh Bersama, PT Konimex tentunya sudah sangat baik dikenal masyarakat. Di usia yang ke 50 Tahun, PT Konimex terus berinovasi memberikan yang terbaik untuk bangsa. Salah satunya melalui Herbadrink Sari Temulawak yang memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Rasanya pas di lidah, aroma jamunya tidak kuat dan untuk sugar free cocok buat diet. Kalau saya lebih suka jika dicampur dengan es batu/didinginkan di kulkas.








Herbadrink Sari Temulawak terdiri dari 2 (dua) jenis yaitu:

1.  Herbadrink Sari Temulawak




NoHerbadrink Sari TemulawakKeterangan
1KhasiatMemelihara kesehatan hati dan memperbaiki nafsu makan.
2KemasanDusbox berisi 5 sachet @18 gr.
3KomposisiEkstrak Curcuma Xanthorriza Rhizoma 2,2 g setara dengan 800 mg Rimpang segar Temulawak, gula dan bahan lainnya hingga 18 g.
4Bahan AlamiTemulawak
5Cara MembuatLarutkan 1 sachet Herbadrink Sari Temulawak kedalam +/- 150 ml air panas atau dingin, sajikan dan nikmati manfaat alaminya segera.
6KetersediaanKonimex E-Store, Supermarket, Minimarket, Apotek, Toko Online.
7Diproduksi/DistribusiPT KONIMEX
8BPOMNo. POM TR 132273641
9Expired DateTersedia


2.  Herbadrink Sari Temulawak Sugar Free





NoHerbadrink Sari Temulawak Sugar FreeKeterangan
1KhasiatMemelihara kesehatan hati dan memperbaiki nafsu makan.
2KemasanDusbox berisi 5 sachet @7 gr.
3KomposisiTiap 7 gram mengandung: Ekstrak Temulawak setara dengan rimpang temulawak 1.200 mg serta bahan lainnya hingga 7 gr.
4Bahan AlamiTemulawak
5Cara PenyajianLarutkan 1 sachet Herbadrink Sari Temulawak Sugar Free ke dalam +/- 150 ml air panas atau dingin, sajikan dan nikmati manfaat lainnya.
6KetersediaanKonimex E-Store, Supermarket, Minimarket, Apotek, Toko Online.
7Diproduksi/DistribusiPT KONIMEX
8BPOMNo.POM TR 102214751
9Expired DateTersedia


KESIMPULAN

Tubuh manusia memiliki keterbatasan. Apabila tidak dijaga dengan baik fungsi organ tubuh akan menurun dengan sendirinya. Tak hanya berdampak pada daya tahan tubuh, akan tetapi pada semua jaringan tubuh yang ada di dalamnya.

Kesehatan yang menurun bukan sebuah idaman. Kebiasaan buruk seperti begadang yang menyebabkan tubuh menjadi tidak bugar sebisa mungkin ditinggalkan dan beralih ke gaya hidup sehat. Salah satu hal yang berdampak buruk adalah fungsi hati yang terganggu dan berujung pada kematian muda. Sehingga hati-hati dengan hati!



Selain mengkonsumsi Herbadrink Sari Temulawak minuman alami tanpa pengawet dari PT Konimex, saya juga berusaha menjaga kesehatan dengan berolah raga, mulai mengatur pola istirahat dan makanan sehat. Kesehatan menjadi sangat berharga ketika tubuh sudah merasakan sakit. Untuk itu, tetap menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi yang baik untuk tubuh. 





Untuk informasi lebih lanjut mengenai Herbadrink, kamu dapat berselancar di sini:
1.    Website : Herbadrink Natural
2.    Facebook : Herbadrink ID
3.    Instagram : @Herbadrink







Sumber Tulisan:
1.       Pengalaman Pribadi
2.       www.alodokter.com
3.       Lirik Jingle & Musik Karya Pribadi

Sumber Gambar:
1.   Gambar Herbadrink Sari Temulawak merupakan dokumentasi Pribadi.

2.       Gambar Pendukung diolah dari berbagai sumber. 






12 komentar:

  1. Sumpeh..ini lengkap banget....siap-siap berjaya nih mbak.....Temu lawak memang banyak manfaat, salah satunya memang untuk memelihara fungsi hati...sukses ya mbak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sukses Mba Yuni, Herbadrink memang minuman keren ya :)

      Hapus
  2. Lengkap sekali mbak, mending minum yg herbal kaya temulawak ya yg banyak manfaatnya dan aman bagi tubuh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju Mba, maklum emak juga herbalist jadi nurun ke anaknya doyan yang herbal2 hihihi

      Hapus
  3. Keren kak, reviewnya tentang Tumbahan Sari Temulawak nya, sangat bermanfaat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Mas. Terima kasih sudah berkunjung :)

      Hapus
  4. Nice info. Herbadrink memang keren. Berjaya mom...

    BalasHapus
  5. Artikel yang sangat lengkap. Jadi nambah info mengenai minuman sehat. Sukses selalu.

    BalasHapus
  6. Waktu tinggal di Indonesia sering minum jamu temulawak :)

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.

BP

WB

KEB